Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --
Bisnis

Aktivitas Dunia Usaha Diprediksi Tetap Bergerak pada Kuartal Kedua 2024

Peningkatan Ekonomi Indonesia di Kuartal Kedua 2024: Proyeksi Pertumbuhan Sektor Usaha, Tantangan Eksternal, dan Optimisme Konsumen.

Author's avatar Intervest
by Intervest May 04, 2024 13:13:51
Aktivitas Dunia Usaha Diprediksi Tetap Bergerak pada Kuartal Kedua 2024 Image's

Kondisi Ekonomi Meningkat Menurut Survei Bank Indonesia

Menurut hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI), kegiatan usaha pada periode April hingga Juni 2024 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Saldo Bersih Tertimbang (SBT) mencapai 18,94%, naik dari 14,11% di kuartal sebelumnya. Asisten Gubernur BI, Erwin Haryono, menyatakan bahwa pertumbuhan positif terjadi di semua sektor, terutama pertanian, kehutanan, dan perikanan, seiring dengan musim panen yang bergeser ke kuartal kedua.

Pertumbuhan di Berbagai Sektor Usaha

Selain sektor pertanian, sejumlah sektor usaha lainnya juga diprediksi akan tumbuh positif pada kuartal kedua tahun ini. Ini termasuk industri pengolahan, perdagangan, transportasi, pergudangan, serta penyediaan akomodasi dan makanan minuman. Permintaan yang meningkat selama Idulfitri juga diharapkan akan berkontribusi pada pertumbuhan ini.

Tantangan Eksternal Tetap Ada

Meskipun prospek pertumbuhan tampak cerah, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum, dan Komunikasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Yukki Nugrahawan Hanafi, mengakui adanya sejumlah tantangan eksternal. Perlambatan ekonomi global, dampak perubahan iklim, dan eskalasi geopolitik di Timur Tengah dapat mempengaruhi rantai pasok dan mendorong kelanjutan inflasi serta suku bunga yang tinggi.

Optimisme Terhadap Konsumsi Domestik dan Investasi

Meskipun demikian, optimisme tetap ada terutama dalam konsumsi domestik yang didukung oleh Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang masih kuat. Yukki menyatakan bahwa kepercayaan konsumen yang optimis ini tercermin dari kemampuan daya beli yang kuat. Selain itu, investasi pada sektor proyek strategis pemerintah juga diharapkan akan memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Tantangan Pelemahan Rupiah dan Inflasi

Meskipun prospek ekonomi cukup positif, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, mengingatkan bahwa pelemahan rupiah dan inflasi dapat menjadi hambatan. Pelemahan ini dapat membuat pelaku usaha meninjau ulang strategi bisnis mereka, terutama dalam hal pembelian barang-barang kebutuhan sekunder dan tersier.

Kesimpulan

Meskipun dihadapkan pada sejumlah tantangan, prospek ekonomi Indonesia pada kuartal kedua 2024 tetap cerah. Peningkatan aktivitas usaha, optimisme konsumen, dan investasi pada sektor strategis menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, perlunya kewaspadaan terhadap pelemahan rupiah dan inflasi tetap menjadi fokus untuk menjaga stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

Share to :
7
Author Image of Intervest

Intervest

Technology Enthusiast 👨‍💻, Stock Market Enthusiast 🚀

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io