Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --

Apa Itu Candlestick Pattern dalam Investasi Saham?

Candlestick pattern adalah metode analisis teknikal dalam investasi saham. Artikel ini menjelaskan bentuk dan jenis-jenis candlestick pattern

Author's avatar Intervest
by Intervest Mar 25, 2024 05:45:36
Apa Itu Candlestick Pattern dalam Investasi Saham? Image's

Candlestick pattern adalah metode analisis teknikal yang berasal dari Jepang dan telah digunakan sejak abad ke-17. Metode ini digunakan untuk memprediksi pergerakan harga saham di masa depan berdasarkan pola yang terbentuk dari data historis harga saham.

Bagaimana Bentuk Candlestick?

Candlestick terdiri dari batang dan sumbu. Batang mewakili rentang harga antara harga pembukaan dan penutupan dalam periode tertentu, sedangkan sumbu menunjukkan fluktuasi harga maksimum dan minimum dalam periode yang sama.

  • Jika harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan, candlestick akan berwarna hijau atau putih (tergantung platform trading yang digunakan), menunjukkan bahwa pasar sedang uptrend atau bullish.
  • Sebaliknya, jika harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan, candlestick akan berwarna merah atau hitam, menunjukkan bahwa pasar sedang downtrend atau bearish.

Jenis-Jenis Candlestick Pattern

Ada banyak jenis candlestick pattern, tetapi beberapa yang paling umum digunakan oleh trader adalah:

1. Doji

Doji merupakan pola candlestick yang memiliki harga pembukaan dan penutupan yang sama atau hampir identik, sehingga batangnya terlihat sangat tipis atau bahkan tidak ada. Keunikan ini mencerminkan ketidakpastian di dalam pasar keuangan, seringkali menjadi sinyal bagi para trader tentang adanya potensi pembalikan tren (Trend Reversal) yang mungkin terjadi.

Meskipun ukurannya kecil, keberadaan Doji dapat memiliki dampak besar pada analisis teknikal, memberikan indikasi bahwa kekuatan pembeli dan penjual berada dalam keseimbangan yang rapat. Oleh karena itu, pemahaman terhadap pola Doji menjadi penting dalam upaya mengidentifikasi perubahan arah pergerakan harga di pasar finansial.

Gravestone Doji

  • Gravestone Doji muncul ketika harga pembukaan dan penutupan berada di bagian bawah grafik, dan sumbu atas yang panjang.
  • Pola ini menunjukkan perubahan potensial dari tren naik ke tren turun, mengindikasikan bahwa tekanan penjual mungkin meningkat.
  • Gravestone Doji dapat menjadi sinyal bahwa pembeli kehilangan kendali, dan penjual mungkin mengambil alih pasar.

Long-Legged Doji

  • Long-Legged Doji memiliki harga pembukaan dan penutupan yang hampir sama, menciptakan tubuh yang sangat tipis.
  • Pola ini ditandai dengan sumbu atas dan bawah yang panjang, menunjukkan bahwa pasar mengalami keraguan dan ketidakpastian.
  • Long-Legged Doji seringkali dianggap sebagai tanda bahwa kekuatan pembeli dan penjual seimbang, dan dapat muncul sebelum perubahan tren atau konsolidasi pasar.

Dragonfly Doji

  • Dragonfly Doji terbentuk ketika harga pembukaan dan penutupan sama atau hampir sama di bagian atas grafik, dengan tubuh candle yang sangat kecil.
  • Pola ini mencerminkan potensi pembalikan dari tren turun ke tren naik, menunjukkan kegagalan tekanan penjual.
  • Dragonfly Doji dapat dianggap sebagai sinyal bahwa pembeli mungkin mengambil alih kendali dan mengubah arah pergerakan harga.

2. Hammer dan Hanging Man

Keduanya memiliki batang pendek dengan sumbu bawah yang panjang dan sumbu atas yang pendek atau tidak ada. Hammer biasanya muncul di akhir downtrend dan bisa menjadi tanda pembalikan tren menjadi bullish, sedangkan Hanging Man muncul di akhir uptrend dan bisa menjadi tanda pembalikan tren menjadi bearish.

3. Bullish Engulfing dan Bearish Engulfing

Bullish Engulfing terdiri dari candlestick bearish diikuti oleh candlestick bullish yang lebih besar, menunjukkan bahwa pembeli mengambil alih kontrol dari penjual. Sebaliknya, Bearish Engulfing terdiri dari candlestick bullish diikuti oleh candlestick bearish yang lebih besar, menunjukkan bahwa penjual mengambil alih kontrol dari pembeli.

Kesimpulan

Candlestick pattern adalah alat yang sangat berguna dalam analisis teknikal. Dengan memahami pola-pola ini, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik berdasarkan prediksi pergerakan harga saham di masa depan. Namun, penting untuk diingat bahwa tidak ada metode analisis yang dapat menjamin keberhasilan 100%, jadi selalu penting untuk melakukan penelitian yang menyeluruh dan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum membuat keputusan investasi. Selamat berinvestasi!

Share to :
66
Author Image of Intervest

Intervest

Technology Enthusiast 👨‍💻, Stock Market Enthusiast 🚀

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io