Menyongsong Era Digital: Bank Raya Memperkuat Komitmen pada Pengembangan Bisnis Digital
Dalam menghadapi era digital yang semakin berkembang pesat, Bank Raya telah menegaskan fokusnya pada pertumbuhan bisnis digital, terutama di segmen mikro dan kecil di Indonesia. Keputusan ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2024 yang diselenggarakan pada Selasa (30/4).
Dalam rapat tersebut, diputuskan bahwa laba tahun 2023 sebesar Rp 24,35 miliar akan dialokasikan sebagai laba ditahan atau retained earning. Langkah ini sejalan dengan visi Bank Raya untuk meraih pertumbuhan jangka panjang melalui penguatan digitalisasi.
Komentar dari Direktur Utama Bank Raya
Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, menegaskan bahwa ke depan, Bank Raya akan mengarahkan upayanya pada mencapai target pertumbuhan jangka panjang melalui penguatan aspek digital. Ia menyatakan, "Potensi Bank Raya sebagai bank digital dengan jaringan terluas di Indonesia, sebagai bagian dari BRI Group, akan memberikan dampak positif pada proyeksi kinerja perseroan ke depan."
Peluang Skala Bisnis yang Luas
Bank Raya diyakini memiliki potensi besar untuk melakukan skala bisnis yang signifikan, baik melalui ekosistem internal di BRI maupun di luar sana. Dengan fokus pada bisnis digital, Bank Raya bertujuan untuk mengoptimalkan layanan dan jangkauan, serta meningkatkan penetrasi pasar di segmen mikro dan kecil.
Ida Bagus Ketut Subagia juga menambahkan, "Ini semua adalah pasar yang akan kita tuju untuk mengembangkan bisnis digital kita." Pernyataan ini mencerminkan komitmen Bank Raya dalam memanfaatkan peluang digitalisasi untuk menghadirkan layanan yang lebih baik bagi para nasabahnya.
Intervest
Technology Enthusiast 👨💻, Stock Market Enthusiast 🚀
Intervest
Technology Enthusiast 👨💻, Stock Market Enthusiast 🚀
Most Popular
-
1
-
2
-
3
-
4