Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --
Insight

Ekspor Batu Bara Indonesia Meningkat Tajam di Tahun 2024

Peninjauan Ekspor Batu Bara Indonesia 2024: Lonjakan 24% dalam volume ekspor, potensi rekor baru. China turun 9%, India mencapai volume tertinggi sejak 2020.

Author's avatar Deanra
by Deanra Feb 22, 2024 19:09:31
Ekspor Batu Bara Indonesia Meningkat Tajam di Tahun 2024 Image's

Ekspor batu bara Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2024, dengan volume ekspor yang menembus 90 juta metrik ton selama periode Januari-Februari. Data dari Kpler menunjukkan bahwa ini merupakan kenaikan sebesar 24% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Gavin Maguire, seorang kolumnis Thomson Reuters yang ahli dalam transisi energi global, mencatat bahwa Indonesia, sebagai eksportir batu bara termal terbesar di dunia, memiliki potensi untuk memecahkan rekor ekspor tahun sebelumnya. Proyeksi pengiriman pada dua bulan pertama tahun 2024 menunjukkan lonjakan hampir 25% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Meskipun China, India, Korea Selatan, dan Filipina tetap menjadi tujuan utama ekspor batu bara dari Indonesia pada tahun ini, terdapat penurunan volume ekspor ke China sebesar 9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, sebagian besar kargo yang dimuat kemungkinan besar menuju China, dengan perkiraan yang lebih pasti akan dikonfirmasi setelah liburan Tahun Baru Imlek.

Di sisi lain, pengiriman ke India mencapai volume tertinggi sejak 2020, sementara pengiriman ke negara lain mengalami sedikit penurunan. Permintaan yang tinggi ini didorong oleh pulihnya perekonomian China dan permintaan yang kuat dari pasar domestik dan internasional.

Sementara itu, produksi batu bara nasional mencapai 775 juta ton pada tahun 2023, melampaui target produksi yang telah ditetapkan. Faktor-faktor seperti permintaan yang tinggi di pasar domestik dan internasional, serta proyek-proyek pembangkit 35 GW yang masih berlangsung, menjadi penyebab utama kenaikan produksi.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan produksi batu bara pada tahun 2024 sekitar 710 juta ton, dengan alokasi wajib pasok domestik sekitar 181,28 juta ton. Proyeksi jangka panjang menunjukkan bahwa rata-rata produksi batu bara Indonesia hingga tahun 2035 diperkirakan sekitar 700 juta ton per tahun, namun kemudian akan mengalami penurunan bertahap menuju level 250 juta ton pada tahun 2060, sejalan dengan kampanye transisi energi global.

Share to :
4
Author Image of Deanra

Deanra

-

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io