Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --
Insight

IHSG Melemah 0,53% Akibat Quick Count Pemilu 2024

Update IHSG Hari Ini: Turun 0,53% Akibat Sentimen Quick Count Pemilu 2024. Saham Bank Besar Terkoreksi, Ada Saham yang Mampu Naik.

Author's avatar Deanra
by Deanra Apr 11, 2024 13:55:44
IHSG Melemah 0,53% Akibat Quick Count Pemilu 2024 Image's

IHSG ditutup turun 0,53% atau 38,8 poin pada perdagangan Senin (19/2/2024), mencapai level 7.296. Sentimen hasil Quick Count Pemilu 2024 yang mulai mereda menjadi penyebab utama pelemahan ini. Saham-saham bank besar seperti BBRI, BMRI, BBCA, dan BBNI tergelincir ke zona merah.

Menurut data Bloomberg, dari total 776 saham yang diperdagangkan, 198 saham menguat, 336 saham melemah, dan 242 saham stagnan. IHSG bergerak dalam kisaran 7.277-7.339 selama perdagangan hari ini, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp11.596 triliun.

Saham BBRI, misalnya, tergelincir 0,81% menjadi Rp6.100 per saham. Serupa dengan BBRI, saham-saham bank besar lainnya juga terkoreksi. BMRI turun 0,69%, BBCA merosot 0,75%, dan BBNI terpangkas 2,08%.

Di samping sektor perbankan, saham-saham seperti AMMN, MDKA, dan ASII juga mengalami pelemahan masing-masing sebesar 0,95%, 2,92%, dan 1,44%.

Namun, beberapa saham mampu mencatatkan kenaikan. Saham-saham tersebut antara lain GOTO yang naik 1,2% menjadi Rp84, CUAN yang melonjak 19,25% menjadi Rp7.900, TPIA yang menguat 0,43% menjadi Rp4.640, dan INCO yang mengalami kenaikan 4,34% menjadi Rp3.850 per saham.

Dari sisi fundamental, data penjualan eceran menunjukkan penurunan dari bulan November ke Desember 2023 sebesar 2,10% menjadi 0,20%, namun mengalami kenaikan sebesar 3,70% YoY pada bulan Januari 2024. Peningkatan ini mencerminkan stabilitas daya beli masyarakat yang kuat pada awal tahun 2024.

Sementara itu, dalam pernyataannya, Angga Septianus dari Indo Premier Sekuritas menyoroti pentingnya memperhatikan BI Rate dan real count KPU sebagai sentimen market pada 19-23 Februari 2024. Angga memperkirakan BI Rate akan dipertahankan pada level 6% hingga semester I/2024, dengan kemungkinan penurunan baru terjadi pada semester II/2024, seiring dengan kebijakan moneter BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan menarik aliran modal.

Lebih lanjut, Angga menekankan bahwa hasil penghitungan resmi yang sesuai dengan quick count dapat mengurangi ketidakpastian politik dan menjaga stabilitas rupiah dengan kemungkinan pemilihan putaran kedua yang tidak diperlukan lag

Share to :
7
Author Image of Deanra

Deanra

-

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io