Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --
Insight

IHSG Mencapai Rekor Tertinggi, Dividen Bank Himbara Dorong Kinerja Pasar

IHSG mencapai rekor tertinggi sepanjang masa berkat dividen bank Himbara dan isyarat pemangkasan suku bunga AS. Proyeksi teknikal menunjukkan momentum kuat ke depan.

Author's avatar Deanra
by Deanra May 04, 2024 13:14:07
IHSG Mencapai Rekor Tertinggi, Dividen Bank Himbara Dorong Kinerja Pasar Image's

Peningkatan signifikan dalam dividen yang diberikan oleh bank-bank milik Himbara seperti BBRI, BMRI, dan BBNI telah menjadi pendorong kuat bagi kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini. IHSG berhasil mencapai rekor tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH), dengan mencapai level 7.373 pada perdagangan hari Kamis (7/3/2024).

Kenaikan IHSG ini didorong oleh sejumlah faktor. Dari dalam negeri, rilis data kinerja 2023 dan potensi pembagian dividen dari beberapa emiten, khususnya sektor perbankan, menjadi sentimen positif bagi pasar. Bank seperti BBRI yang memberikan dividen 10,57% yoy dengan yield 5%, serta BBNI dengan yield 4,2%, menjadi sorotan utama. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) misalnya, telah memutuskan untuk memanfaatkan 80% laba tahun buku 2023 atau sekitar Rp48,1 triliun untuk pembagian dividen tunai.

Selain itu, dari luar negeri, isyarat dari Ketua Federal Reserve AS, Jerome Powell, tentang kemungkinan pemangkasan suku bunga, telah memberikan tambahan optimisme bagi pasar. Hal ini juga didukung oleh kebijakan moneter ekspansif yang diterapkan oleh Bank Sentral AS.

Kombinasi faktor-faktor ini memberikan momentum kuat bagi penguatan IHSG dalam jangka pendek hingga menengah. Dalam hal ini, IHSG sedang menguji supply di kisaran 7.278-7.377 yang telah terbentuk sejak April 2022. Dalam proyeksi teknikal, resistance terdekat IHSG berada di level 7.437, sementara support terletak di 7.300.

Dari perspektif global, kebijakan moneter ekspansif yang diterapkan oleh Federal Reserve AS, serta optimisme terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang didukung oleh kejelasan politik dan Pemilu yang stabil, juga telah memberikan dorongan positif bagi pasar saham.

Meskipun demikian, perlu diingat bahwa pasar tetap dinamis. Investor juga perlu memperhatikan potensi aksi profit taking, terutama menjelang libur panjang menyambut Ramadan. Di samping itu, nilai transaksi saham hari ini masih belum mencapai target yang diharapkan, meskipun IHSG mencatat rekor tertinggi. Ini menunjukkan bahwa pasar masih perlu mengimplementasikan sejumlah langkah untuk meningkatkan likuiditas dan aktivitas perdagangan.

Share to :
5
Author Image of Deanra

Deanra

-

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io