Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --
Insight

ITMG Sukses Meningkatkan Efisiensi Operasional di Tengah Tantangan Global

ITMG berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan diversifikasi produk untuk mengatasi penurunan harga batu bara global. Meski pendapatan turun, ITMG tetap stabil.

Author's avatar Intervest
by Intervest May 15, 2024 20:44:59
ITMG Sukses Meningkatkan Efisiensi Operasional di Tengah Tantangan Global Image's

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) telah sukses meningkatkan efisiensi operasionalnya sepanjang tahun 2023, yang secara signifikan mengurangi dampak dari penurunan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) batu bara. Meskipun menghadapi tantangan penurunan harga batu bara global, ITMG berhasil mempertahankan stabilitas dengan menyesuaikan strategi operasionalnya.

Menurut data keuangan yang dirilis, pendapatan ITMG pada tahun 2023 mencapai Rp 36,1 triliun, menurun 35% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan penurunan ASP batu bara perusahaan sebesar 41% menjadi US$ 113 per ton dari US$ 192 per ton pada tahun sebelumnya. Analis NH Korindo Sekuritas Indonesia, Axell Ebenhaezer, menyatakan bahwa penurunan ini sejalan dengan tren penurunan harga batu bara global.

Meskipun demikian, ITMG mampu menurunkan beban pokok pendapatannya sebesar 6% dan beban usahanya sebesar 35% secara tahunan. Faktor penurunan ini disebabkan oleh pengurangan biaya royalti dan efisiensi dalam pengelolaan usaha.

Peningkatan Penjualan Meski Tidak Mencapai Target

Meskipun tidak mencapai target penjualan total untuk tahun 2023, ITMG mencatatkan peningkatan penjualan batu bara sebesar 10,6% menjadi 20,9 juta ton dari 18,9 juta ton pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini terutama didorong oleh peningkatan penjualan domestik dan ekspor ke China.

Axell menyatakan bahwa peningkatan ini merupakan hasil dari strategi diversifikasi penawaran produk ITMG, yang kini mencakup batu bara berkalori rendah. Selain itu, ITMG terus memperluas lokasi tambang Bharinto dan persiapan tambang batu bara terbaru, Graha Panca Karsa (GPK) di Kutai Barat.

Strategi Diversifikasi Kepemilikan Saham dan Rekomendasi Pasar

Selain fokus pada operasional batu bara, ITMG melalui PT ITM Bhinneka Power (IBP) juga meningkatkan kepemilikan sahamnya pada PT Cahaya Power Indonesia, anak usaha perseroan yang bergerak di bidang energi surya. Hal ini mencerminkan upaya ITMG dalam mengadopsi energi terbarukan sebagai bagian dari diversifikasi portofolio perusahaannya.

Meskipun demikian, NH Korindo Sekuritas mempertahankan rekomendasi hold untuk saham ITMG dengan target harga baru sebesar Rp 26.000. Rekomendasi ini didasarkan atas pertimbangan kondisi pasar batu bara yang masih netral, dengan harga acuan global diperkirakan berkisar US$ 110-130 per ton pada tahun ini.

Dengan upaya terus menerus dalam meningkatkan efisiensi operasional, diversifikasi produk, dan portofolio investasi yang cerdas, ITMG tetap menjadi pemain kunci di pasar batu bara yang kompetitif.

Share to :
12
Author Image of Intervest

Intervest

Technology Enthusiast 👨‍💻, Stock Market Enthusiast 🚀

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io