Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --
2024

MIDI (Midi Utama Indonesia) Proyeksikan Pertumbuhan Positif di Bisnis Ritel untuk Tahun 2024

Bisnis ritel berkembang pesat 2024, 200 gerai baru, strategi Lawson, belanja modal Rp1.4 T. Sukses dan inovatif.

Author's avatar Intervest
by Intervest Mar 03, 2024 13:32:41
MIDI (Midi Utama Indonesia) Proyeksikan Pertumbuhan Positif di Bisnis Ritel untuk Tahun 2024 Image's

PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) memandang optimis potensi pertumbuhan bisnis ritel pada tahun 2024.

Dari segi pendapatan, MIDI menetapkan target pertumbuhan pendapatan konsolidasi sebesar 11%, dengan target SSSG (Same Store Sales Growth) Alfamidi yang ditingkatkan sebesar 6%.

MIDI berencana membuka 200 gerai baru Alfamidi pada tahun mendatang, sebagai bagian dari strategi pengembangan gerai yang terfokus.

"Dengan perencanaan yang matang, kami berharap dapat memberikan layanan ritel berkualitas, memenuhi kebutuhan pelanggan, dan memberikan nilai terbaik kepada seluruh pihak terkait," ungkap manajemen MIDI dalam pernyataan resmi mereka, Rabu (20/12).

Mengenai konsep convenience store Lawson, yang selama hampir 11 tahun mengalami stagnasi, MIDI terus merancang strategi baru untuk tahun 2024. Rencananya termasuk membuka 250 gerai baru Lawson, terdiri dari 50 gerai format stand-alone dan 200 gerai format store-in-store.

"MIDI tetap berkomitmen pada pengembangan gerai Lawson, percaya akan potensi Lawson convenience store di Indonesia," jelas pernyataan tersebut.

Namun, di sisi lain, MIDI akan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pemilihan lokasi gerai, dengan menjaga keseimbangan antara kuantitas dan kualitas. Profitabilitas menjadi prioritas utama, mengingat waktu yang diperlukan untuk mencapai periode pengembalian modal (payback) sekitar tiga tahun.

Sebagai bagian dari upaya pengembangan gerai, MIDI berencana merelokasi dua gudang yang saat ini disewa di Provinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara ke gudang baru yang dimiliki oleh MIDI di provinsi yang sama. Gudang-gudang ini dijadwalkan beroperasi pada kuartal II dan kuartal IV, masing-masing.

Dengan penambahan kapasitas hingga 310 gerai, MIDI berharap dapat meningkatkan penjualan dan margin melalui peningkatan penawaran produk, terutama produk makanan segar.

Adapun belanja modal (capital expenditure) untuk tahun depan diproyeksikan mencapai Rp 1,4 triliun, dengan sumber pendanaan berasal dari kas internal MIDI dan dana hasil penerbitan saham baru (right issue) tahun 2023. MIDI yakin langkah ini akan memberikan dukungan finansial yang kuat untuk mewujudkan rencana pengembangan mereka.

Share to :
30
Author Image of Intervest

Intervest

Technology Enthusiast 👨‍💻, Stock Market Enthusiast 🚀

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io