Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --
International

Perekonomian Jepang Keluar dari Deflasi, Tantangan Pemulihan Ekonomi

Perekonomian Jepang keluar dari deflasi, namun masih berjuang menghadapi tantangan. Temukan informasi terkini tentang perkembangan ekonomi Jepang di sini.

Author's avatar Intervest
by Intervest Mar 31, 2024 13:39:51
Perekonomian Jepang Keluar dari Deflasi, Tantangan Pemulihan Ekonomi Image's

Menteri Keuangan Jepang, Shunichi Suzuki, mengumumkan kabar gembira bahwa perekonomian Jepang akhirnya berhasil keluar dari periode deflasi yang telah berlangsung cukup lama. Kabar baik ini datang seiring dengan tren kenaikan upah yang sedang terjadi di negara tersebut.

Menurut laporan Channel News Asia pada Jumat, 15 Maret 2024, para pembuat kebijakan Jepang, termasuk Perdana Menteri Fumio Kishida dan Menteri Keuangan Suzuki, menyatakan bahwa meskipun terjadi peningkatan, negara tersebut masih berjuang untuk mengatasi tekanan deflasi sepenuhnya.

Upaya Pemerintah untuk Mempertahankan Momentum Positif

Suzuki menegaskan bahwa pemerintah akan menggunakan semua instrumen kebijakan yang tersedia untuk mempertahankan momentum positif dalam kenaikan upah. Namun, ia enggan memberikan komentar mengenai langkah-langkah kebijakan yang akan diambil oleh Bank of Japan dalam pertemuan yang dijadwalkan akan berlangsung minggu depan.

Tantangan dalam Pemulihan Ekonomi Jepang

Di sisi lain, data menunjukkan bahwa aktivitas pabrik di Jepang terus mengalami penurunan, sementara pertumbuhan sektor jasa melambat pada bulan Februari. Survei terbaru menunjukkan bahwa kondisi bisnis di negara itu semakin memburuk, menandakan tantangan yang dihadapi dalam upaya keluar dari resesi.

Indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur flash au Jibun Bank Jepang menurun menjadi 47,2 pada bulan Februari dari 48 di bulan Januari. Meskipun demikian, indeks tersebut masih berada di bawah ambang batas 50 yang memisahkan pertumbuhan dari kontraksi, menandakan periode kontraksi untuk bulan kesembilan berturut-turut.

"Meskipun terjadi sedikit perbaikan pada awal tahun, perekonomian sektor swasta Jepang mengalami stagnasi pada bulan Februari," kata Usamah Bhatti dari S&P Global Market Intelligence, mencerminkan tantangan yang masih dihadapi dalam memulihkan kondisi ekonomi secara keseluruhan.

Dengan demikian, sementara ada tanda-tanda positif dalam kenaikan upah, Jepang masih dihadapkan pada sejumlah tantangan dalam upaya untuk mencapai pemulihan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan. Langkah-langkah kebijakan yang cermat dan sinergis akan tetap menjadi kunci dalam menghadapi dinamika ekonomi yang kompleks ini.

Share to :
7
Author Image of Intervest

Intervest

Technology Enthusiast 👨‍💻, Stock Market Enthusiast 🚀

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io