Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --
Insight

PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) Menyikapi Tantangan Kinerja Keuangan 2023

PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menghadapi tantangan kinerja keuangan di tahun 2023, namun upaya meningkatkan produksi dan penjualan batu bara menjadi kunci perbaikan.

Author's avatar Deanra
by Deanra Mar 09, 2024 21:29:50
PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) Menyikapi Tantangan Kinerja Keuangan 2023 Image's

PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menghadapi tantangan pada kinerja keuangannya di tahun 2023 dengan catatan penurunan pendapatan dan laba bersih. Meskipun demikian, ada upaya dari perusahaan untuk memperbaiki kinerja tersebut.

Pendapatan PTBA pada tahun 2023 mencapai Rp38,48 triliun, mengalami penurunan sebesar 9,75% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai Rp42,64 triliun. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan pendapatan dari penjualan batu bara kepada pihak berelasi, terutama dari PLN Grup dan MIND ID Trading Pte. Ltd, serta penurunan penjualan ke beberapa negara termasuk India, Tiongkok, dan Korea.

Meskipun terjadi penurunan pendapatan, beban pokok pendapatan PTBA justru mengalami kenaikan sebesar 18,84%, yang menyebabkan laba bersih turun drastis sebesar 51,42% menjadi Rp6,10 triliun pada akhir tahun 2023.

Namun demikian, ada beberapa faktor yang dapat mengimbangi penurunan ini. Produksi batu bara PTBA tumbuh 13% menjadi 41,9 juta ton, melampaui target yang ditetapkan pada awal tahun. Ini didorong oleh kontribusi positif dari kontraktor jasa pertambangan dan PT Satria Bahana Sarana (SBS), anak perusahaan PTBA. Penjualan batu bara juga meningkat, dengan penjualan ekspor naik 25% dan penjualan domestik tumbuh 12% dibanding tahun sebelumnya.

Menurut Analis Mirae Asset Sekuritas, penurunan kinerja keuangan PTBA sejalan dengan ekspektasi, terutama dipengaruhi oleh harga jual yang lebih rendah. Namun, volume produksi dan penjualan yang lebih tinggi dari perkiraan serta biaya keuangan yang relatif rendah memberikan hasil kinerja yang melebihi ekspektasi.

Di sisi lain, Analis Panin Sekuritas juga melihat bahwa meskipun kinerja tahun penuh PTBA mengalami penurunan, terdapat performa positif di kuartal IV/2023. Produksi yang melampaui target menjadi pendorong peningkatan penjualan batu bara.

Secara keseluruhan, sementara PTBA masih terpengaruh oleh fluktuasi harga batu bara global, upaya untuk meningkatkan produksi dan penjualan serta efisiensi biaya menjadi kunci untuk memperbaiki kinerja perusahaan. Rekomendasi dari analis untuk saham PTBA cenderung pada hold, dengan harapan bahwa perusahaan dapat meningkatkan kinerjanya di masa mendatang.

Share to :
1
Author Image of Deanra

Deanra

-

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io