Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --
Saham

Rekening Dana Nasabah Syariah Online Pertama di Indonesia

BSI membuat sejarah dengan RDN online, kolaborasi AB SOTS, dan target pertumbuhan investor syariah dua kali lipat pada 2024.

Author's avatar Intervest
by Intervest Feb 19, 2024 08:18:51
Rekening Dana Nasabah Syariah Online Pertama di Indonesia Image's

Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengukuhkan posisinya sebagai pelopor dengan meluncurkan pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) secara online, menjadikannya bank syariah pertama di Indonesia yang menawarkan layanan ini. Keberhasilan peluncuran ini, yang berlangsung pada 16 Januari 2024, menegaskan komitmen BSI dalam mendukung pertumbuhan bisnis pasar modal syariah di dalam negeri.

Anton Sukarna, Direktur Sales & Distribution BSI, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Perusahaan Sekuritas Anggota Bursa Sharia Online Trading System (AB SOTS) menjadi langkah strategis untuk meningkatkan literasi, inklusi, dan penetrasi keuangan syariah di masyarakat.

Dengan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 1 Desember 2023, BSI memperoleh izin untuk membuka RDN secara online. Menjadi satu-satunya bank syariah yang menyelenggarakan layanan ini, BSI telah mengukuhkan posisinya dalam pasar keuangan syariah.

Melalui inisiatif digital ini, BSI tidak hanya mempermudah pembukaan RDN Syariah, namun juga membuka peluang ekspansi produk investasi bagi nasabah investor. BSI telah menawarkan berbagai produk investasi, seperti reksa dana, Bancassurance, Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), dan lainnya, sebagai bagian dari transformasi digital yang sedang berlangsung.

Dalam upaya membangun infrastruktur perbankan yang lebih baik, BSI fokus pada digitalisasi rekening tabungan nasabah. Rencana peta jalan khusus untuk Ekosistem Investasi - Pasar Modal Syariah menunjukkan ambisi BSI untuk mendapatkan izin MPPPE (Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek), yang diharapkan akan memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan market share pasar modal syariah secara progresif.

Dengan kolaborasi bersama Perusahaan Sekuritas AB SOTS, BSI berharap dapat meraih pertumbuhan yang signifikan. Dengan mengintegrasikan sistem dan melakukan digitalisasi, BSI menargetkan dapat mengakuisisi dua kali lipat dari jumlah investor syariah yang telah menjadi nasabah RDN BSI pada tahun 2024. Langkah ini tentunya didukung oleh pertumbuhan bisnis yang positif, dengan pertumbuhan asset, pembiayaan, dan Dana Pihak Ketiga pada tahun 2023.

Dengan demikian, BSI membawa angin segar dalam pengembangan pasar modal syariah di Indonesia, memperkuat posisinya sebagai pelaku utama yang berkomitmen pada inovasi dan kemajuan dalam layanan keuangan syariah.

Share to :
12
Author Image of Intervest

Intervest

Technology Enthusiast 👨‍💻, Stock Market Enthusiast 🚀

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io