Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --
Insight

Rupiah Melemah Dipengaruhi Data PDB AS, Fluktuatif di Rentang Rp15.810-Rp15.880

Pantau perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pasca data PDB AS. Analisis fluktuasi dan proyeksi penutupan dalam rentang Rp15.810-Rp15.880. Informasi terkini e

Author's avatar Deanra
by Deanra Feb 19, 2024 06:24:26
Rupiah Melemah Dipengaruhi Data PDB AS, Fluktuatif di Rentang Rp15.810-Rp15.880 Image's

JAKARTA — Rupiah diprediksi akan mengalami fluktuasi namun kemungkinan akan ditutup melemah pada rentang Rp15.810-Rp15.880 dalam perdagangan akhir pekan ini, Jumat (26/1/2024). Hal ini menyusul rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) yang memengaruhi pergerakan mata uang.

Pada perdagangan Kamis (25/1/2024), rupiah melemah sebanyak 0,72% atau 113 poin, mencapai level Rp15.826 per dolar AS. Sementara itu, indeks mata uang AS stagnan di posisi 103,23. Beberapa mata uang Asia juga tercatat melemah terhadap dolar AS, seperti yen Jepang, peso Filipina, dan yuan China.

Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, menyatakan bahwa perhatian pasar kini beralih ke data PDB kuartal IV/2023 AS, yang dirilis pada Kamis (25/1/2024). Meskipun diperkirakan akan menunjukkan penurunan pertumbuhan, perekonomian AS tetap diantisipasi unggul dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya.

Selain itu, peringatan dari The Fed, inflasi yang kuat, dan pembacaan pasar tenaga kerja memicu pelepasan spekulasi bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga paling lambat pada Maret 2024. Di sisi lain, di Asia, Bank Rakyat China (PBOC) secara tak terduga memangkas rasio persyaratan cadangan untuk bank-bank lokal, mengeluarkan likuiditas sekitar US$140 miliar ke dalam perekonomian.

Dari dalam negeri, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi Indonesia di kuartal IV/2023 sebesar Rp365,8 triliun, tumbuh 16,2% secara year-on-year, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 457.895 orang.

"Untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah diprediksi fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp15.810-Rp15.880," ungkap Ibrahim.

Pukul 10.20 WIB, rupiah tercatat melemah ke Rp15.831,5, turun 5,50 poin atau 0,03%, sementara Indeks dolar AS juga mengalami penurunan sebesar 0,10%, mencapai posisi 103,47.

Share to :
8
Author Image of Deanra

Deanra

-

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io