Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --
Insight

Vanguard Memilih Jalur Berbeda dalam Investasi Saham FREN

Vanguard menunjukkan strategi unik dalam investasi saham FREN, berbeda dari pesaingnya. Rights issue dan rencana merger Smartfren memberikan sentimen positif.

Author's avatar Deanra
by Deanra May 18, 2024 23:11:37
Vanguard Memilih Jalur Berbeda dalam Investasi Saham FREN Image's

JAKARTA — Dalam dunia manajemen aset global, Vanguard yang mana merupakan salah satu perusahaan raksasa, menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam investasinya pada saham FREN jika dibandingkan dengan BlackRock dan State Street Corp. Saham PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN), perusahaan telekomunikasi dari Grup Sinar Mas, mengalami peningkatan setelah mengumumkan rencana penambahan modal melalui rights issue.

Dalam lima hari terakhir perdagangan, harga saham FREN meningkat 1,96% menjadi Rp52 pada akhir perdagangan Selasa (6/2/2024). Tren positif ini juga terlihat dalam kinerja saham FREN sepanjang tahun 2024 yang menguat 4,00%.

Data yang dikumpulkan Bisnis pada Rabu (7/2/2024) menunjukkan bahwa sejumlah investor institusi seperti BlackRock Inc., State Street Corp, dan Van Eck Associates Corp, melakukan pembelian besar-besaran saham FREN pada bulan Januari 2024. Namun, The Vanguard Group Inc. memiliki keputusan yang berbeda.

Meskipun pada akhir Desember 2023 Vanguard memiliki 4,89 miliar saham FREN, jumlah ini menyusut menjadi 4,88 miliar per 31 Januari 2024. Perbedaan strategi ini menarik untuk diperhatikan di tengah tren pembelian saham besar-besaran oleh investor institusi lainnya.

Smartfren telah mengumumkan rencana rights issue dengan tujuan untuk meningkatkan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu kepada pemegang saham lama. Rights issue ini akan menerbitkan hingga 171,45 miliar saham biasa dengan nilai nominal Rp50 per saham, dengan potensi mengumpulkan dana hingga Rp8,57 triliun.

Rights issue ini diharapkan membantu perbaikan posisi keuangan Smartfren dengan mengurangi hingga 47,3% dari total utang perusahaan. Selain itu, rencana merger dengan EXCL juga masih menjadi perhatian manajemen Smartfren, dengan harapan bahwa konsolidasi ini akan meningkatkan efisiensi dalam industri telekomunikasi dan memfasilitasi regulasi sumber daya spektrum frekuensi.

Potensi rights issue dan rencana merger tersebut membawa sentimen positif bagi harga saham FREN, seperti yang dijelaskan oleh Analis Investasi Stockbit, Arvin Lienardi. Dengan fakta historis yang menunjukkan kenaikan harga saham setelah rights issue, investor menyambut berita ini dengan optimisme.

Share to :
213
Author Image of Deanra

Deanra

-

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io