Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --
Insight

Vanguard Menyesuaikan Portofolio Investasi di Sektor Telekomunikasi Indonesia

Vanguard mengatur ulang portofolio investasinya di sektor telekomunikasi Indonesia, menyesuaikan kepemilikan pada saham Telkom, Indosat, XL Axiata, dan Smartfren.

Author's avatar Deanra
by Deanra Apr 30, 2024 11:50:05
Vanguard Menyesuaikan Portofolio Investasi di Sektor Telekomunikasi Indonesia Image's

Vanguard, perusahaan investasi global terkemuka, baru-baru ini melakukan penyesuaian pada portofolio saham perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Pada akhir Februari atau awal Maret 2024, Vanguard melakukan perubahan kepemilikan saham pada emiten seperti Telkom (TLKM), Indosat (ISAT), XL Axiata (EXCL), dan Smartfren (FREN).

Dalam lima bulan terakhir, Vanguard telah mengurangi kepemilikan saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Indosat Tbk. (ISAT), namun menambah jumlah saham PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN). Dalam periode tersebut, Vanguard mengurangi investasinya di TLKM dan ISAT, sementara menambah kepemilikan saham di EXCL dan FREN.

Data dari Terminal Bloomberg yang diolah oleh Bisnis menunjukkan bahwa Vanguard telah melepas sebanyak 7,38 juta lembar saham TLKM dalam periode Oktober 2023 hingga Februari 2024. Meskipun demikian, saham TLKM yang masih dimiliki oleh Vanguard tetap signifikan, mencapai 1,97 miliar lembar pada Februari 2024.

Sementara itu, Vanguard juga melakukan pengurangan pada saham ISAT, dengan jumlah saham yang dikoleksi turun dari 75,37 juta lembar pada Oktober 2023 menjadi 57,97 juta lembar pada Februari 2024.

Di sisi lain, Vanguard secara bertahap menambah jumlah saham EXCL dan FREN. Pada akhir Februari 2024, Vanguard telah mengoleksi sebanyak 170,47 juta lembar saham EXCL dan 5 miliar lembar saham FREN.

Menariknya, pada Oktober 2023, Vanguard juga telah mengkoleksi sebanyak 4,67 miliar lembar saham FREN. Hal ini menunjukkan kecenderungan Vanguard untuk terus menambah kepemilikan pada saham FREN.

Adapun, di tengah spekulasi akan adanya merger antara EXCL dan FREN sejak September 2023, Vanguard tampaknya telah memperhitungkan potensi perubahan ini dalam strategi investasinya.

Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren, mengungkapkan bahwa pembicaraan tentang merger masih berlangsung di antara para pemegang saham. Dia berharap agar merger kedua perusahaan tersebut segera terlaksana, dengan mempertimbangkan manfaat efisiensi dan optimalisasi sumber daya yang dapat diperoleh dari penggabungan ini. Meskipun begitu, dia belum dapat memastikan kapan merger akan terjadi secara pasti.

Share to :
61
Author Image of Deanra

Deanra

-

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io