Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --
Insight

GOTO Lepas 100% Saham GoTo Logistics (PT Paket Anak Bangsa)

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melepas saham di PT Paket Anak Bangsa (GTL). Bagaimana dampaknya terhadap strategi bisnis GOTO di tengah perubahan industri e-commerce?

Author's avatar Intervest
by Intervest May 17, 2024 23:24:48
GOTO Lepas 100% Saham GoTo Logistics (PT Paket Anak Bangsa) Image's

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah secara resmi melepas seluruh sahamnya di PT Paket Anak Bangsa (PAB) atau yang lebih dikenal sebagai GoTo Logistics (GTL) pada tanggal 7 Mei 2024. Transaksi ini melibatkan penjualan sebanyak 2,35 juta saham kepada para pembeli dengan total harga mencapai Rp 14,7 miliar secara tunai. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Perusahaan GoTo, R A Koesoemohadiani, yang menjelaskan bahwa dengan penjualan ini, GOTO tidak lagi memiliki kendali atas PT Paket Anak Bangsa dan anak perusahaannya, termasuk PT Swift Shipment Solutions dan PT Swift Logistics Solutions.

Diani, sapaan akrab R A Koesoemohadiani, menjelaskan bahwa transaksi ini merupakan bagian dari restrukturisasi internal dan penataan ulang prioritas bisnis GOTO menyusul perubahan pada segmen e-commerce. Meskipun demikian, Diani menegaskan bahwa penjualan ini tidak akan berdampak pada layanan GoSend, yang merupakan bagian dari segmen bisnis On-Demand Services di aplikasi Gojek.

Menurut Equity Research Analyst, Christopher Rusli, target harga saham GOTO turun menjadi Rp 80 per saham sejalan dengan penurunan estimasi pendapatan pada segmen On-Demand Services. Hal ini dipicu oleh pemulihan daya beli yang masih berlangsung dan penghapusan e-commerce dan GoTo Logistics dari laporan keuangan setelah dekonsolidasi.

Meski target harga saham turun, Rusli tetap optimis terhadap prospek GOTO di masa depan. Dia menyebut beberapa faktor yang dapat menjadi pendorong pertumbuhan perusahaan, antara lain adalah kemitraan GOTO dengan TikTok yang diharapkan akan mempercepat pertumbuhan, integrasi GoTo Financial dengan entitas TikTok Shop dan Tokopedia, serta disetujuinya inisiatif pembelian kembali saham pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang. Meski demikian, Rusli juga menyoroti beberapa risiko negatif yang meliputi kehilangan pangsa pasar di pasar internasional, persaingan yang ketat, suku bunga yang tetap tinggi, dan lambatnya pemulihan daya beli.

Di sisi lain, Mirae Asset Sekuritas tetap mempertahankan rekomendasi beli pada saham GOTO. Pada akhir perdagangan Rabu (8/5), saham GOTO menguat sebesar 3,08% ke level Rp 67 per saham.

Melihat transaksi ini, pasar modal dan para pemangku kepentingan akan terus memperhatikan perkembangan lebih lanjut dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dalam menata ulang strategi bisnisnya di tengah perubahan yang terus berlangsung di industri e-commerce.

Share to :
16
Author Image of Intervest

Intervest

Technology Enthusiast 👨‍💻, Stock Market Enthusiast 🚀

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io