Loading... Please wait...
Logo Icon

INTERVEST

Hati-hati penipuan : Kami (intervest.io) tidak menyediakan layanan penitipan dana atau deposit yang menjanjikan keuntungan.
Logo Icon
INTERVEST
-- ticker loading --
Insight

Pendapatan dan Profitabilitas PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Terus Meningkat

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat pertumbuhan pendapatan yang signifikan dan menuju profitabilitas dengan strategi inovatif dan efisiensi operasional.

Author's avatar Intervest
by Intervest May 12, 2024 10:09:12
Pendapatan dan Profitabilitas PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Terus Meningkat Image's

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terus mencatat pertumbuhan yang signifikan dalam pendapatan dan pemulihan profitabilitasnya selama beberapa tahun terakhir. Hal ini terjadi seiring dengan implementasi strategi bisnis yang inovatif serta upaya efisiensi yang dilakukan oleh perusahaan.

Pertumbuhan Pendapatan

Menurut laporan keuangan GOTO yang dirilis, pendapatan bersih perusahaan terus meningkat secara kuartalan. Per Maret 2024, pendapatan bersih GOTO mencapai Rp 4,08 triliun, naik 22% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan terbesar berasal dari pos imbalan jasa, diikuti oleh pendapatan dari jasa pengiriman, jasa pinjaman, imbalan iklan, imbalan jasa e-commerce, dan pendapatan lainnya.

Tren pertumbuhan pendapatan GOTO juga terlihat dalam periode tahunan. Sepanjang tahun 2023, pendapatan perusahaan melesat 30,28% menjadi Rp 14,79 triliun, dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Bahkan, pendapatan tahun 2022 naik hingga 150% dari tahun 2021.

Penurunan Rugi Bersih Menuju Profitabilitas

Selain pertumbuhan pendapatan, GOTO juga berhasil mengurangi rugi bersihnya secara signifikan, menuju arah profitabilitas. Per Maret 2024, rugi bersih atribusi entitas induk berhasil dipangkas hingga 78%, menjadi Rp 861,91 miliar. Ini merupakan penurunan yang signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatatkan rugi bersih hingga Rp 3,86 triliun.

Penurunan rugi tersebut membuat GOTO mencapai level terendah sepanjang sejarah perusahaan. Pada kuartal I-2022, contohnya, rugi atribusi GOTO mencapai Rp 6,47 triliun, yang menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Efisiensi Operasional

Selain meningkatkan pendapatan, GOTO juga berhasil menekan sejumlah beban operasional. Biaya dan beban berhasil dipangkas sebesar 32% menjadi Rp 5,02 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan beban terbesar terjadi pada beban penjualan dan pemasaran serta beban pengembangan produk.

Strategi Pertumbuhan

Menurut Patrick Walujo, Direktur Utama Grup GoTo, strategi pertumbuhan perusahaan terfokus pada memperluas basis pengguna, memperdalam wallet share pengguna ekosistem, menurunkan beban operasional, serta memperkuat kemitraan dengan TikTok. Strategi ini telah membuahkan hasil positif, dengan pertumbuhan yang mulai terlihat pada Maret dan April 2024.

Jacky Lo, Direktur Keuangan Grup GoTo, menambahkan bahwa perusahaan mencatatkan pertumbuhan topline yang kuat serta EBITDA yang sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Hal ini menandakan bahwa perusahaan berada di jalur yang tepat untuk mempertahankan pedoman EBITDA yang disesuaikan untuk tahun buku 2024.

Dengan demikian, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terus menunjukkan kinerja yang positif dalam menghadapi tantangan pasar, dengan fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan dan profitabilitas yang meningkat.

Share to :
4
Author Image of Intervest

Intervest

Technology Enthusiast 👨‍💻, Stock Market Enthusiast 🚀

Artikel Lainnya

©2024 Intervest.io